Skinpress Rss

Minggu, 30 Oktober 2011

Acara Baksos di Kampus Akbid Sakinah Pasuruan

0

Baksos ini di selenggarakan di Kampus yang di berikan kepada masyarakat yang tidak mampu dalam acara Malam Inagurasi OSIMARU 2011














Jumat, 21 Oktober 2011

DIREKTUR, DOSEN & STAF AKADEMI KEBIDANAN SAKINAH PASURUAN

0


Logo Baru Akademi Kebidanan Sakinah
Pukul - Kraton - Pasuruan




DIREKTUR, DOSEN & STAF
AKADEMI KEBIDANAN SAKINAH PASURUAN






Sabtu, 17 September 2011

Orientasi Mahasiswa Baru (OSIMARU) 2011

0

Orientasi Mahasiswa Baru (OSIMARU) 2011/2012
Akademi Kebidanan Sakinah & Akademi Keperawatan Bahrul Ulum Pasuruan

Pada tanggal 12 - 14 september 2011. Saya Ucapkan Terima kasih kepada segenap Panitia OSIMARU yang telah membantu untuk pelaksanaan Pengenalan Program Study (PPS) di tahun 2011 ini. Yang berjalan dengan lancar...



Ayo GOyang duyung.... Senam Pagi bereaksi.. ayo kakak-kakak panitia semangaaatt...




sebelum bertugas berpose dulu hehee.....












wah ini ngapain hayooo...
kena hukuman ya dek, kaciaannn
gak hafal ya yel-yelnya...
hafalin dulu, biar gak di hukum..

Ayo goyang... duyuuu...
Panitianya Kece..
Ayo goyang... duyuuu...
Peserta memble mengsle...
keren-keren panitianya keren
jelek-jelek peserta jelek-jelek









 tariiiiiiiiiiiiiiikk mangg....
MABA cowoknya kena hukum semua..
di suruh joged dechhh..
lagunya norman chaia-chaia....










Apel pagi di mulai...
panas kak tolong, lontong...




Periksa Perlengkapan OSIMARU

adek - adek mana barangnya... di kumpulkan ya dek
barang-barang yang di kumpulkan, buat orang yang tidak mampu di sekitar kita.. ikhlas ya......









Terima kasih semuanya....
saya ucapkan selamat datang mahasiswa baru akbid sakinah dan akper bahrul ulum pasuruan di habitat baru, pengalaman baru dan di dunia mahasiswa...
semoga kalian menjadi orang yang bermanfaat dan sukses.....
amiiiiiiiiiiiiinnnn....



Rabu, 20 Juli 2011

Kenangan Di Masa Ospek

0

Pasuruan, 20 September 2010
kenangan bersama teman sejawat waktu OSPEK... Gila buaaaangeeeeeeettt....










Makan Duplicate Feses



Sabtu, 16 Juli 2011

Labskill AKBID SAKINAH Pasuruan

0

Waktu Labskill kita kumpul2 dulu di depan kampus.. Belajar, Gosip ..eeeehhhh malah ada yang photo2 ya kayak di foto ini dechhh.. narsiiizzz dulu biar gak puyeng..













cieeehhh,, ada yang baris di tangga.. gak belajar ta ndugh - ndughhh... buat dosen maafkan kami karna kita selalu rame.... hehheheeheeh














para calon ibu bidan profesionalll...... amiiiiiiiiiiiiiiinn

Jumat, 15 Juli 2011

Kumpul rueeeeeeeeeeeeeeeeekkk (Are` Akbid sakinah.com)

0

Selamat terpilihnya Ketua BEM BARU AKBID SAKINAH Pukul - Kraton - Pasuruan Periode 2011/2012. Selamat ya buat Ibu Ketua BEM Yulis...
Semoga bisa membawa AKBID SAKINAH lebih maju.. Dan selamat buat saya sendiri sebagai Ibu Wakil Ketua BEM.... heheheheheheheeheh
Dan teman - Teman Sekalian.....

LEBAAAAAAYYYYYYY.........










Tanggal 16 Juli 2011

Selamat Buat temen2 uda dapat kelas Baru.....
yeeeee.........

seneng nya berpose dengan dosen... contoh yang baiiikkk.... dan komunikasi yang baiiikkk...
good luck dechhh buat semuanya...

Podho@Nuarsiiizzzzz.com














uNTUK sEMUANYA >> Semoga sukses selalu,, dan Ilmu yang kalian dapat termasuk aku semoga bermanfaat dan barokah ... Amiiiiiinnnn

Rabu, 01 Juni 2011

Tanda lahir Pada Bayi

0


Beberapa bayi lahir dengan tanda lahir. Bercak tersebut muncul karena trauma saat lahir berupa pelebaran pembuluh darah, serta darah yang tidak matang dan terpisah dari system peredaran darah.
Beberapa jenis tanda lahir:

1.     Hemangioma
  • Hemangioma adalah sekelompok pembuluh darah yang tidak ikut aktif dalam peredaran darah umum dan ia muncul di permukaan kulit 
  • Muncul sejak lahir atau beberapa minggu setelah lahir 
  • Dialami dari 10 bayi, lebih sering pada bayi perempuan atau bayi berat badan lahir rendah 
  • Membesar seiring usia bayi
  • Berdarah jika tergores atau terbentur 
  • Mengecil dan menghilang dalam waktu 3-10 tahun
  •  Jika hilang kadang-kadang meninggalkan bekas jaringan parut 
  • Jenis: Strawberry Hemangioma (merah, kecil, menonjol), Cavernous Hemangioma (besar, merah kebiruan, matang, dan hilang dalam jangka waktu 5-10 tahun) 
       2.     Mongolian Spots 
  • Bercak ini ada yang berwarna biru, biru hitam, atau abu-abu dengan batas tegas, mirip tanda lebam. 
  • Ukurannya bervariasi dari kecil atau dapat pula sangat besar. 
  • Umumnya terdapat pada sisi punggung bawah, juga paha belakang, kaki, punggung atas dan bahu.
  •  Memudar pada tahun pertama walaupun sering juga menetap hingga dewasa.


         3.     Bercak cafe’ au lait 
  • Bintik berwarna cokelat muda atau tua seperti kopi susu. 
  • Bentuknya tidak teratur, mendatar pada kulit dengan ukuran sekitar 3-5 mm. 
  • Lokasinya bisa terdapat di seluruh tubuh. 
  • Tidak berbahaya dan cenderung menetap
  • Menjadi banyak seiring bertambahan umur 
  • Waspada jika terdapat 5 atau lebih tanda lahir ini dengan diameter lebih dari 5 mm. Segera konsultasikan pada dokter karena kehadirannya bisa menjadi pertanda suatu penyakit genetik.

         4.     Nevus congenital (tahi lalat) 
  • Berupa tahi lalat di kepala atau di bagian badan yang muncul semenjak lahir. 
  • Ukurannya paling kecil sekitar 1 cm hingga lebih dari 20 cm. 
  • Berwarna kecokelatan sampai hitam dan sebagian ada yang berambut.
  • Bila semakin membesar patut diwaspadai sebagai pertanda awal keganasan. Untuk itu segera konsultasikan pada dokter.


5.     Akrosianosis
·         Tanda lahir yang ditemui pada bagian jari tangan dan kaki ini terlihat di permukaan kulit berupa bercak kemerahan.
·         Paling sering terjadi pada bayi perempuan.
·         Ketika bayi menangis atau sedang kedinginan, warna bercak kemerahan tersebut akan berubah menjadi kebiruan dan tampak lebih jelas.
·         Tanda lahir ini tergolong tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya dalam hitungan bulan.

6.     Kutis Marmorata
·         Tampak seperti jaring laba-laba
·         Berwarna kemerahan di permukaan kulit.
·         Umumnya terdapat di bagian kaki.


majalah Ayahbunda (perawatan bayi baru)
http://kuliahbidan.wordpress.com/2008/10/26/mengenal-tanda-lahir-bayi/

Sabtu, 07 Mei 2011

Makanan Ibu Menyusui

0

Makanan Bagi Ibu Menyusui :
Kebutuhan makanan bagi ibu menyusui lebih banyak daripada makanan Ibu hamil.
Kegunaan makanan tersebut adalah :
  • Memulihkan kondisi fisik setelah melahirkan.
  • Meningkatkan Produksi ASI (Air Susu Ibu) yang cukup dan sehat untuk bayi.
  •  
Pengaturan Makanan
  1. Susunan hidangan sehari-hari harus seimbang, yang terdiri dari makanan pokok, lauk pauk, sayuran dan buah serta susu.
  2. Makanan pokok tidak hanya nasi, gunakanlah beraneka bahan makanan pengganti seperti mie, jagung, kentang, ubi, roti dan sebagainya.
  3. Lauk-pauk gunakanlah dari jenis hewani dan jenis nabati, seperti telur, daging, ayam, ikan segar, hati, ikan asin, tempe, tahu, kacang-kacangan dan sebagainya.
  4. Sayuran lebih baik yang berwarna seperti bayam, kangkung, sawi, daun katuk, wortel, buncis dan sebagainya, karena sayuran tersebut dapat membantu merangsang pengeluaran/produksi ASI.
  5. Pilihlah buah-buahan yang berwarna seperti pepaya, jeruk, apel, tomat dan sebagainya yang banyak mengandung vitamin dan mineral.
  6. Perlu minum dalam jumlah lebih banyak + 6 gelas dalam satu hari, akan lebih bermanfaat bila ibu menyusui minum cairan “bergizi” seperti : susu, air kacang-kacangan, sari buah-buahan, air sayuran daun hijau dan sebagainya.
  7. Tidak disarankan minum jamu setelah melahirkan.
  8. Yang terpenting tidak ada pantangan makanan untukm ibu menyusui.

Senin, 25 April 2011

Holiday Slideshow

0

Holiday Slideshow: "TripAdvisor™ TripWow ★ Holiday Slideshow ★ to PASURUAN (near Benteng). Stunning free travel slideshows on TripAdvisor"

Kamis, 21 April 2011

Praktek APN 58 Langkah

0

 

Untuk melakukan asuhan persalinan normal dirumuskan 58 langkah asuhan persalinan normal sebagai berikut:
 
  1. Mendengar & Melihat Adanya Tanda Persalinan Kala Dua. 
  2. Memastikan kelengkapan alat pertolongan persalinan termasuk mematahkan ampul oksitosin & memasukan alat suntik sekali pakai 2½ ml ke dalam wadah partus set. 
  3. Memakai celemek plastik. 
  4. Memastikan lengan tidak memakai perhiasan, mencuci tangan dgn sabun & air mengalir. 
  5. Menggunakan sarung tangan DTT pada tangan kanan yg akan digunakan untuk pemeriksaan dalam. 
  6. Mengambil alat suntik dengan tangan yang bersarung tangan, isi dengan oksitosin dan letakan kembali kedalam wadah partus set. 
  7. Membersihkan vulva dan perineum dengan kapas basah dengan gerakan vulva ke perineum. 
  8. Melakukan pemeriksaan dalam – pastikan pembukaan sudah lengkap dan selaput ketuban sudah pecah. 
  9. Mencelupkan tangan kanan yang bersarung tangan ke dalam larutan klorin 0,5%, membuka sarung tangan dalam keadaan terbalik dan merendamnya dalam larutan klorin 0,5%. 
  10. Memeriksa denyut jantung janin setelah kontraksi uterus selesai – pastikan DJJ dalam batas normal (120 – 160 x/menit). 
  11. Memberi tahu ibu pembukaan sudah lengkap dan keadaan janin baik, meminta ibu untuk meneran saat ada his apabila ibu sudah merasa ingin meneran. 
  12. Meminta bantuan keluarga untuk menyiapkan posisi ibu untuk meneran (Pada saat ada his, bantu ibu dalam posisi setengah duduk dan pastikan ia merasa nyaman. 
  13. Melakukan pimpinan meneran saat ibu mempunyai dorongan yang kuat untuk meneran. 
  14. Menganjurkan ibu untuk berjalan, berjongkok atau mengambil posisi nyaman, jika ibu belum merasa ada dorongan untuk meneran dalam 60 menit. 
  15. Meletakan handuk bersih (untuk mengeringkan bayi) di perut ibu, jika kepala bayi telah membuka vulva dengan diameter 5 – 6 cm. 
  16. Meletakan kain bersih yang dilipat 1/3 bagian bawah bokong ibu 
  17. Membuka tutup partus set dan memperhatikan kembali kelengkapan alat dan bahan 
  18. Memakai sarung tangan DTT pada kedua tangan. 
  19. Saat kepala janin terlihat pada vulva dengan diameter 5 – 6 cm, memasang handuk bersih untuk menderingkan janin pada perut ibu. 
  20. Memeriksa adanya lilitan tali pusat pada leher janin 
  21. Menunggu hingga kepala janin selesai melakukan putaran paksi luar secara spontan. 
  22. Setelah kepala melakukan putaran paksi luar, pegang secara biparental. Menganjurkan kepada ibu untuk meneran saat kontraksi. Dengan lembut gerakan kepala kearah bawah dan distal hingga bahu depan muncul dibawah arkus pubis dan kemudian gerakan arah atas dan distal untuk melahirkan bahu belakang. 
  23. Setelah bahu lahir, geser tangan bawah kearah perineum ibu untuk menyanggah kepala, lengan dan siku sebelah bawah. Gunakan tangan atas untuk menelusuri dan memegang tangan dan siku sebelah atas. 
  24. Setelah badan dan lengan lahir, tangan kiri menyusuri punggung kearah bokong dan tungkai bawah janin untuk memegang tungkai bawah (selipkan ari telinjuk tangan kiri diantara kedua lutut janin) 
  25. Melakukan penilaian selintas : Apakah bayi menangi kuat dan atau bernapas tanpa kesulitan? Apakah bayi bergerak aktif ?  
  26. Mengeringkan tubuh bayi nulai dari muka, kepala dan bagian tubuh lainnya kecuali bagian tangan tanpa membersihkan verniks. Ganti handuk basah dengan handuk/kain yang kering. Membiarkan bayi atas perut ibu. 
  27. Memeriksa kembali uterus untuk memastikan tidak ada lagi bayi dalam uterus. 
  28. Memberitahu ibu bahwa ia akan disuntik oksitasin agar uterus berkontraksi baik. 
  29. Dalam waktu 1 menit setelah bayi lahir, suntikan oksitosin 10 unit IM (intramaskuler) di 1/3 paha atas bagian distal lateral (lakukan aspirasi sebelum menyuntikan oksitosin). 
  30. Setelah 2 menit pasca persalinan, jepit tali pusat dengan klem kira-kira 3 cm dari pusat bayi. Mendorong isi tali pusat ke arah distal (ibu) dan jepit kembali tali pusat pada 2 cm distal dari klem pertama. 
  31. Dengan satu tangan. Pegang tali pusat yang telah dijepit (lindungi perut bayi), dan lakukan pengguntingan tali pusat diantara 2 klem tersebut. 
  32. Mengikat tali pusat dengan benang DTT atau steril pada satu sisi kemudian melingkarkan kembali benang tersebut dan mengikatnya dengan simpul kunci pada sisi lainnya. 
  33. Menyelimuti ibu dan bayi dengan kain hangat dan memasang topi di kepala bayi. 
  34. Memindahkan klem pada tali pusat hingga berjarak 5 -10 cm dari vulva 
  35. Meletakan satu tangan diatas kain pada perut ibu, di tepi atas simfisis, untuk mendeteksi. Tangan lain menegangkan tali pusat. 
  36. Setelah uterus berkontraksi, menegangkan tali pusat dengan tangan kanan, sementara tangan kiri menekan uterus dengan hati-hati kearah doroskrainal. Jika plasenta tidak lahir setelah 30 – 40 detik, hentikan penegangan tali pusat dan menunggu hingga timbul kontraksi berikutnya dan mengulangi prosedur. 
  37. melakukan penegangan dan dorongan dorsokranial hingga plasenta terlepas, minta ibu meneran sambil penolong menarik tali pusat dengan arah sejajar lantai dan kemudian kearah atas, mengikuti poros jalan lahir (tetap lakukan tekanan dorso-kranial). 
  38. Setelah plasenta tampak pada vulva, teruskan melahirkan plasenta dengan hati-hati. Bila perlu (terasa ada tahanan), pegang plasenta dengan kedua tangan dan lakukan putaran searah untuk membantu pengeluaran plasenta dan mencegah robeknya selaput ketuban. 
  39. Segera setelah plasenta lahir, melakukan masase pada fundus uteri dengan menggosok fundus uteri secara sirkuler menggunakan bagian palmar 4 jari tangan kiri hingga kontraksi uterus baik (fundus teraba keras) 
  40. Periksa bagian maternal dan bagian fetal plasenta dengan tangan kanan untuk memastikan bahwa seluruh kotiledon dan selaput ketuban sudah lahir lengkap, dan masukan kedalam kantong plastik yang tersedia. 
  41. Evaluasi kemungkinan laserasi pada vagina dan perineum. Melakukan penjahitan bila laserasi menyebabkan perdarahan. 
  42. Memastikan uterus berkontraksi dengan baik dan tidak terjadi perdarahan pervaginam. 
  43. Membiarkan bayi tetap melakukan kontak kulit ke kulit di dada ibu paling sedikit 1 jam. 
  44. Setelah satu jam, lakukan penimbangan/pengukuran bayi, beri tetes mata antibiotik profilaksis, dan vitamin K1 1 mg intramaskuler di paha kiri anterolateral. 
  45. Setelah satu jam pemberian vitamin K1 berikan suntikan imunisasi Hepatitis B di paha kanan anterolateral. 
  46. Melanjutkan pemantauan kontraksi dan mencegah perdarahan pervaginam. 
  47. Mengajarkan ibu/keluarga cara melakukan masase uterus dan menilai kontraksi. 
  48. Evaluasi dan estimasi jumlah kehilangan darah. 
  49. Memeriksakan nadi ibu dan keadaan kandung kemih setiap 15 menit selama 1 jam pertama pasca persalinan dan setiap 30 menit selama jam kedua pasca persalinan. 
  50. Memeriksa kembali bayi untuk memastikan bahwa bayi bernafas dengan baik. 
  51. Menempatkan semua peralatan bekas pakai dalam larutan klorin 0,5% untuk dekontaminasi (10 menit). Cuci dan bilas peralatan setelah di dekontaminasi. 
  52. Buang bahan-bahan yang terkontaminasi ke tempat sampah yang sesuai. 
  53. Membersihkan ibu dengan menggunakan air DDT. Membersihkan sisa cairan ketuban, lendir dan darah. Bantu ibu memakai memakai pakaian bersih dan kering. 
  54. Memastikan ibu merasa nyaman dan beritahu keluarga untuk membantu apabila ibu ingin minum. 
  55. Dekontaminasi tempat persalinan dengan larutan klorin 0,5%. 
  56. Membersihkan sarung tangan di dalam larutan klorin 0,5% melepaskan sarung tangan dalam keadaan terbalik dan merendamnya dalam larutan klorin 0,5% 
  57. Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. 
  58. Melengkapi partograf.

9 langkah Menimbang Balita

0

Ada 9 langkah penimbangan, yaitu:
1)      langkah 1
gantungkan dacin pada:
    1. Dahan pohon
    2. Palang rumah, atau
    3. Penyangga kaki tiga
2)      Langkah 2
Periksalah apakah dacin sudah tergantung kuat. Tarik batang dacin ke bawah kuat-kuat.
3)      Langkah 3
Sebelum dipakai letakkan bandul geser pada angka 0(nol). batang dacin dikaitkan dangan tali pengaman.
4)      Langakah 4
Pasanglah celana timbang, kotak timbang atau sarung timbang yang kosong pada dacin. Ingat bandul geser pada angka 0(nol).
5)      Langkah 5
Seimbangkan dacin yang sudah di bebani celana timbang, sarung timbang atau kotak timbang dengan cara memasukkan pasir ke dalam kantong plastik.
6)      Langkah 6
Anak ditimbang, dan seimbangkan dacin.
7)      Langkah 7
Tentukan berat badan anak, dengan membaca angka di ujung bandul geser.
8)      Langkah 8
Catat hasil penimbangan diatas dengan secarik kertas
9)      Langkah 9
                  Geserlah bandul ke angka 0 (nol), letakkan batang dacin dalam tali pengaman, setelah itu bayi atau anak dapat diturunkan.

Jumat, 15 April 2011

Acara Seminar Akbid Sakinah

0

Acara Seminar yang di selenggarakan oleh Akbid Sakinah Pasuruan


















Jumat, 01 April 2011

Makanan Yang Harus Dihindari Selma Kehamilan

0

             Makanan merupakan faktor yang penting guna membentuk sebuah kehamilan yang sehat. Dengan makanan yang memiliki nutrisi dan gizi yang cukup dapat menjadikan ibu hamil senantiasa fit dan sehat dalam menjalani kehamilannya. Selain itu janin yang sedang dikandungnyapun akan mendapatkan asupan gizi yang baik sehingga diharapkan ketika lahir menjadi seorang bayi yang sehat pula. Ingatlah bahwa perkembanga bayi dalam kandungan anda tergantung dari apa yang anda makan selama ini. Untuk mendapatkan makanan yang baik dan sehat, diperlukan prinsip-prinsip makanan yang baik. Mengenai hal ini, bisa di baca di artikel : Prinsip Makanan Yang Baik Selama Kehamilan.

          Dalam menentukan makanan ini, biasanya juga banyak sekali muncul pertanyaan dikalangan ibu hamil tentang makanan apa saja yang boleh dan yang sebaiknya dihindari yang beresiko atau bahkan tidak boleh sama sekali selama masa kehamilan, dan juga kenapa makanan itu boleh dan tidak boleh. Ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari selama kehamilan karena dapat menyebabkan infeksi-infeksi seperti: salmonella, toksoplasmosis, listeria, Ecoli, yang dapat membahayakan bayi dalam kandungan . Berikut ini adalah jenis makanan yang harus  dihindari:
  • Jangan makan daging mentah(sushi) atau yang dimasak kurang matang, karena mengandung Toksoplasmosis sebuah parasit yang dapat menyebabkan infeksi serius pada janin anda dan juga  Ecoli yang berbahaya bagi ibu hamil. 
  • Toksoplasmosis terdapat pada sayuran yang tidak dicuci dengan baik, oleh karena itu bersihkan sayuran dengan baik, apalagi untuk salad atau lalapan yang di makan mentah. Hindari juga kotoran kucing atau bermain-main dengan kucing karena mengandung toksoplasmosis.
  • Jangan makan daging ayam dan telur yang di masak kurang matang atau mentah, hindari makanan hati ayam atau daging yang mungkin sumber salmonella yang dapat menyebabkan diare  yang berat pada ibu hamil. Juga harus di perhatikan piring, alat-alat masakan yang terkena daging ayam mentah ini untuk dicuci.
  • Ikan tuna steak, ikan sea bass, shark, atau ikan-ikan berukuran besar yang diketahui mengandung tingkat mercuri yang tinggi yang dapat menyebabkan kerusakan saraf jika dimakan dalam  jumlah yang besar.
  • Keju lunak seperti brie dan camembert, blueveined, cheese juga keju dari susu kambing dan domba, serta jangan minum susu yang tidak di pasteurisasi. Semua produk ini mempunyai resiko      membawa listeria. Listeria tipe bakteri yang mampu menembus plasenta dan menyebabkan infeksi janin. Listeria dapat menyebabkan keguguran, kelahiran prematur, dan keracunan dalam darah. Sebaiknya hindari makanan jenis ini sampai melahirkan bayi anda.
  • Jangan minum-minuman yang mengandung alkohol karena dapat menyebabkan kelainan perkembangan pada janin dan juga problem emosional pada bayi.
  • Minuman yang mengandung cafein seperti kopi, teh, sebaiknya dihindari atau di batasi karena kopi dapat mempengaruhi berat badan rendah pada bayi, keguguran dan juga bisa mengurangi  penyerapan zat besi.

Prinsip Makanan yang Baik Selama Kehamilan

0

       Makanan merupakan salah satu kunci utama untuk mendapatkan sebuah kehamilan yang sehat. Dengan melakukan cara makan yang sehat, bukan hanya akan membuat ibu hamil fit dan sehat, tapi juga akan membantu perkembangan yang sehat bagi bayi dalam kandungannya. Ingat bahwa perkembangan bayi dalam kandungan sangat tergantung dari apa yang anda berikan dan lakukan baginya. Dalam masa kehamilan salah satu bagian yang penting dalam membantu perkembangan janin dalam kandungan adalah apa yang anda makan dan bagaimana cara makan anda selama kehamilan itu. untuk itu, anda perlu mempelajari dan mempertahankan tentang prinsip-prinsip yang baik selama kehamilan anda. Beberapa prinsip makan yang baik selama kehamilan:

Ubah Pola makan

      Ubahlah cara makan anda meskipun anda sudah merasa makan dangan baik. Ingat, anda sekarang sedang hamil maka diet makanan anda harus mengikuti diet makan untuk ibu hamil. Pada  kehamilan Anda membutuhkan lebih banyak konsumsi protein ,kalori (untuk energi),vitamin dan mineral seperti asam folat dan zat besi untuk perkembangan bayi anda juga. Ingat, anda  membutuhkan tambahan 300 kalori perhari.

Menghindari makanan yang membahayakan

  Diantara makanan yang harus dihindari adalah daging dan telur mentah, keju lunak ,susu yang tidak di pasteurisasi, alkohol, juga kafein. Untuk lebih lengkapnya mengenai makanan yang harus dihindari, silahkan baca artikel: Makanan Yang Harus Dihindari Selama Kehamilan 

Jangan diet selama kehamilan

  Kehamilan bukan masa yang tepat untuk diet karena hanya akan membahayakan ibu dan bayi diet selama hamil akan menyebabkan kurang vitamin, mineral dan lain-lain yang penting selama     kehamilan. pertambahan berat badan pada kehamilan merupakan salah satu tanda yang baik pada kehamilan yang sehat. Ibu hamil yang makan dengan baik akan bertambah berat badannya  secara bertahap, umumnya akan melahirkan bayi yang sehat.

Makan dengan Porsi Kecil tapi Sering

  Pada trimester pertama biasanya terdapat keluhan mual muntah, cobalah atasi dengan makan dengan porsi kecil tapi sering, hindari makanan pedas dan berminyak. Makan dengan porsi yang kecil   tapi di lakukan beberapa kali dianjurkan setiap empat jam.Ingat, meskipun anda tidak lapar tapi bayi anda membutuhkan makanan secara teratur.

Minum Vitamin Kehamilan Secara Teratur

  Makanan yang anda makan adalah sumber vitamin yang paling baik, tetapi apakah anda yakin diet makanan anda cukup mengandung vitamin yang dibutuhkan selama kehamilan, yang terutama   zat besi dan asam folat yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan bayi sehat ? Untuk itu, anda sebaiknya meminum vitamin secara teratur.

Minum Air yang Cukup

  Usahakan minum air 8 gelas sehari.Karena anda butuh cairan yang cukup bagi anda dan juga bayi anda. 33% pertambahan berat badan pada kehamilan adalah cairan. Cairan di butuhkan untuk   membangun sel darah merah bayi untuk sistim sirkulasinya cairan ketuban. Tubuh anda juga perlu air selama kehamilan untuk mengatasi konstipasi dan mengatur suhu tubuh.

Makanan Berserat, Buah-buahan dan Sayuran

  Perbanyaklah makan-makanan yang berserat tinggi. Buah-buahan dan sayuran dapat membantu mengatasi konstipasi anda selama kehamilan.

Anatomi dan Fisiologi Mata

0


DEFINISI
Struktur dan fungsi mata sangat rumit dan mengagumkan.
Secara konstan mata menyesuaikan jumlah cahaya yang masuk, memusatkan perhatian pada objek yang dekat dan jauh serta menghasilkan gambaran yang kontinu yang dengan segera dihantarkan ke otak.

STRUKTUR & FUNGSI
Mata memiliki struktur sebagai berikut:
  • Sklera (bagian putih mata) : merupakan lapisan luar mata yang berwarna putih dan relatif kuat. 
  • Konjungtiva : selaput tipis yang melapisi bagian dalam kelopak mata dan bagian luar sklera.
  • Kornea : struktur transparan yang menyerupai kubah, merupakan pembungkus dari iris, pupil dan bilik anterior serta membantu memfokuskan cahaya.
  • Pupil : daerah hitam di tengah-tengah iris.
  • Iris : jaringan berwarna yang berbentuk cincin, menggantung di belakang kornea dan di depan lensa; berfungsi mengatur jumlah cahaya yang masuk ke mata dengan cara merubah ukuran pupil.
  • Lensa : struktur cembung ganda yang tergantung diantara humor aqueus dan vitreus; berfungsi membantu memfokuskan cahaya ke retina.
  • Retina : lapisan jaringan peka cahaya yang terletak di bagian belakang bola mata; berfungsi mengirimkan pesan visuil melalui saraf optikus ke otak. 
  • Saraf optikus : kumpulan jutaan serat saraf yang membawa pesan visuil dari retina ke otak.
  • Humor aqueus : cairan jernih dan encer yang mengalir diantara lensa dan kornea (mengisi segmen anterior mata), serta merupakan sumber makanan bagi lensa dan kornea; dihasilkan oleh prosesus siliaris. 
  • Humor vitreus : gel transparan yang terdapat di belakang lensa dan di depan retina (mengisi segmen posterior mata). 
Cahaya yang masuk melalui kornea diteruskan ke pupil.
Iris mengatur jumlah cahaya yang masuk dengan cara membuka dan menutup, seperti halnya celah pada lensa kamera. Jika lingkungan di sekitar gelap, maka cahaya yang masuk akan lebih banyak; jika lingkungan di sekitar terang, maka cahaya yang masuk menjadi lebih sedikit.
Ukuran pupil dikontrol oleh otot sfingter pupil, yang membuka dan menutup iris.

Lensa terdapat di belakang iris.
Dengan merubah bentuknya, lensa memfokuskan cahaya ke retina. Jika mata memfokuskan pada objek yang dekat, maka otot silier akan berkontraksi, sehingga lensa menjadi lebih tebal dan lebih kuat. Jika mata memfokuskan pada objek yang jauh, maka otot silier akan mengendur dan lensa menjadi lebih tipis dan lebih lemah.
Sejalan dengan pertambahan usia, lensa menjadi kurang lentur, kemampuannya untuk menebal menjadi berkurang sehingga kemampuannya untuk memfokuskan objek yang dekat juga berkurang. Keadaan ini disebut presbiopia.

Retina mengandung saraf-saraf cahaya dan pembuluh darah.
Bagian retina yang paling sensitif adalah makula, yang memiliki ratusan ujung saraf. Banyaknya ujung saraf ini menyebabkan gambaran visuil yang tajam. Retina mengubah gambaran tersebut menjadi gelombang listrik yang oleh saraf optikus dibawa ke otak.

Saraf optikus menghubungkan retina dengan cara membelah jalurnya. Sebagian serat saraf menyilang ke sisi yang berlawanan pada kiasma optikus (suatu daerah yang berada tepat di bawah otak bagian depan).
Kemudian sebelum sampai ke otak bagian belakang, berkas saraf tersebut akan bergabung kembali.

Bola mata terbagi menjadi 2 bagian, masing-masing terisi oleh cairan:
  • Segmen anterior : mulai dari kornea sampai lensa.
          Segmen anterior berisi humor aqueus yang merupakan sumber energi bagi struktur mata di dalamnya
  • Segmen posterior : mulai dari tepi lensa bagian belakang sampai ke retina.
          Segmen posterior berisi humor vitreus.

Segmen anterior sendiri terbagi menjadi 2 bagian:
  • Bilik anterior : mulai dari kornea sampai iris 
  • Bilik posterior : mulai dari iris sampai lensa.
Dalam keadaan normal, humor aqueus dihasilkan di bilik posterior, lalu melewati pupil masuk ke bilik anterior kemudian keluar dari bola mata melalui saluran yang terletak ujung iris.

OTOT, SARAF & PEMBULUH DARAH
Beberapa otot bekerja sama menggerakkan mata. Setiap otot dirangsang oleh saraf kranial tertentu.
Tulang orbita yang melindungi mata juga mengandung berbagai saraf lainnya.
  • Saraf optikus membawa gelombang saraf yang dihasilkan di dalam retina ke otak 
  • Saraf lakrimalis merangsang pembentukan air mata oleh kelenjar air mata
  • Saraf lainnya menghantarkan sensasi ke bagian mata yang lain dan merangsang otot pada tulang orbita.
Arteri oftalmika dan arteri retinalis menyalurkan darah ke mata kiri dan mata kanan, sedangkan darah dari mata dibawa oleh vena oftalmika dan vena retinalis.
Pembuluh darah ini masuk dan keluar melalui mata bagian belakang.

STRUKTUR PELINDUNG

Struktur di sekitar mata melindungi dan memungkinkan mata bergerak secara bebas ke segala arah.
Struktur tersebut melindungi mata terhadap debu, angin, bakteri, virus, jamur dan bahan-bahan berbahaya lainnya, tetapi juga memungkinkan mata tetap terbuka sehingga cahaya masih bisa masuk.
  • Orbita adalah rongga bertulang yang mengandung bola mata, otot-otot, saraf, pembuluh darah, lemak dan struktur yang menghasilkan dan mengalirkan air mata. 
  • Kelopak mata merupakan lipatan kulit tipis yang melindungi mata. Kelopak mata secara refleks segera menutup untuk melindungi mata dari benda asing, angin, debu dan cahaya yang sangat terang. Ketika berkedip, kelopak mata membantu menyebarkan cairan ke seluruh permukaan mata dan ketika tertutup, kelopak mata mempertahankan kelembaban permukaan mata. Tanpa kelembaban tersebut, kornea bisa menjadi kering, terluka dan tidak tembus cahaya. Bagian dalam kelopak mata adalah selaput tipis (konjungtiva) yang juga membungkus permukaan mata.
  • Bulu mata merupakan rambut pendek yang tumbuh di ujung kelopak mata dan berfungsi membantu melindungi mata dengan bertindak sebagai barrier (penghalang). Kelenjar kecil di ujung kelopak mata menghasilkan bahan berminyak yang mencegah penguapan air mata.
  • Kelenjar lakrimalis terletak di puncak tepi luar dari mata kiri dan kanan dan menghasilkan air mata yang encer. Air mata mengalir dari mata ke dalam hidung melalui 2 duktus lakrimalis; setiap duktus memiliki lubang di ujung kelopak mata atas dan bawah, di dekat hidung. Air mata berfungsi menjaga kelembaban dan kesehatan mata, juga menjerat dan membuang partikel-partikel kecil yang masuk ke mata. Selain itu, air mata kaya akan antibodi yang membantu mencegah terjadinya infeksi.

KEBUTAAN
       Cedera dan penyakit pada mata bisa mempengaruhi penglihatan. Kejernihan penglihatan disebut ketajaman visuil, yang berkisar dari penglihatan penuh sampai ke tanpa penglihatan. Jika ketajaman menurun, maka penglihatan menjadi kabur.
        Ketajaman penglihatan biasanya diukur dengan skala yang membandingkan penglihatan seseorang pada jarak 20 kaki dengan seseorang yang memiliki ketajaman penuh.
Visuil 20/20 artinya seseorang melihat benda pada jarak 20 kaki dengan ketajaman penuh; sedangkan visuil 20/200 artinya seseorang melihat benda pada jarak 20 kaki, yang oleh orang dengan ketajaman penuh benda tersebut terlihat pada jarak 200 kaki.
     
Secara teoritis, kebutaan terjadi jika ketajaman penglihatan lebih buruk dari 20/200 meskipun telah dibantu dengan kaca mata maupun lensa kontak.

Penyebab kebutaan


Kebutaan bisa terjadi karena berbagai alasan:
  • cahaya tidak dapat mencapai retina 
  • cahaya tidak terfokus sebagaimana mestinya pada retina
  • retina tidak dapat merasakan cahaya secara normal
  • kelainan penghantaran gelombang saraf dari retina ke otak
  • otak tidak dapat menterjemahkan informasi yang dikirim oleh mata.
Beberapa penyakit yang bisa menyebabkan kebutaan:
  • Katarak 
  • Kelainan refraksi
  • Ablasio retina
  • Retinitis pigmentosa
  • Diabetes
  • Degenerasi makuler
  • Sklerosis multipel
  • Tumor kelenjar hipofisa
  • Glaukoma 
  • Kelainan pada daerah otak yang mengolah gelombang visuil akibat stroke, tumor atau penyakit lainnya.